Senin, 09 Mei 2016

PENGERTIAN INVESTASI DAN MANAJEMEN INVESTASI

A.    Pengertian Investasi
Investasi berasal dari kata “investire” yang berarti memakai atau menggunakan. Sedangkan menurut para ahli terdapat berbagai pengertian investasi yaitu:
1.    Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Investasi (penanaman uang atau modal) dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan
2.    Ensiklopedia Indonesia
Investasi yaitu penanaman modal atau penanaman uang dalam proses produksi dengan membeli gedung-gedung, mesin-mesin, bahan-bahan cadangan, penyelenggaraan uang kas serta perkembangannya.
3.    Kamaruddin Ahmad
Investasi adalah menempatkan uang atau dana dengan harapan untuk memperoleh tambahan atau keuntungan tertentu atas uang atau dana tersebut.
4.    Haming dan Basalamah
Investasi ialah pengeluaran pada saat sekarang untuk membeli aktiva real (tanah, rumah, mobil, dan lain-lain) atau juga aktiva keuangan mempunyai tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi dimasa yang mendatang, selanjutnya dikatakan juga investasi ialah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber (dana) yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang, dan  dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang.
5.    Mulyadi
Investasi ialah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang.
6.    Sadono Sukirno
Investasi diartikan ialah sebagai pengeluaran atau pembelanjaan penanam-penanam suatu modal atau perusahaan untuk membeli barang-barang modal dan juga perlengkapan-perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang-barang dan juga jasa-jasa yang tersedia dalam perekonomian.
Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa investasi merupakan penanaman modal yang berupa uang dan biasanya berjangka waktu lama (lebih dari satu tahun untuk mendapatkan keuntungan dimasa yang akan datang.  Dalam melakukan investasi kita tidak perlu bekerja karena yang bekerja adalah uangnya. Selain itu juga bisa diartikan sebagai investment is Allah makes money to get money.
B.    Pengertian Manajemen Investasi
Manajemen investasi adalah manajemen profesional yang mengelola beragam sekuritas atau surat berharga seperti saham, obligasi dan aset lainnya seperti properti dengan tujuan untuk mencapai target investasi yang menguntungkan bagi investor. Investor tersebut dapat berupa institusi (perusahaan asuransi, dana pensiun, perusahaan dll) ataupun dapat juga merupakan investor perorangan, dimana sarana yang digunakan biasanya berupa kontrak investasi atau yang umumnya digunakan adalah berupa kontrak investasi kolektif (KIK) seperti reksadana.

Lingkup jasa pelayanan manajemen investasi adalah termasuk melakukan analisa keuangan, pemilihan aset, pemilihan saham, implementasi perencanaan serta melakukan pemantauan terhadap investasi.
Diluar industri keuangan, terminologi “manajemen investasi merujuk pada investasi lainnya selain daripada investasi dibidang keuangan seperti misalnya proyek, merek, paten dan banyak lainnya selain daripada saham dan obligasi.
Manajemen investasi merupakan suatu industri global yang sangat besar serta memegang peran penting dalam pengelolaan triliunan dollar, euro, pound dan yen.
C.    Unsur-Unsur Investasi
Sebelum kita melakukan investasi sebaiknya memahami terlebih dulu unsur-unsur apa saja yang terdapat di dalam investasi, antara lain sebagai berikut:
1.    Modal
Modal merupakan unsur utama dan yang terpenting dalam melakukan investasi. Karena apabila kita tidak memiliki modal yang cukup, maka percuma saja karena kita tidak dapat berinvestasi. Biasanya modal dapat berupa uang tunai.
2.    Keuntungan
Tidak bisa dipungkiri bahwa tujuan kita berinvestasi adalah untuk mendapatkan keuangan yang sebesar-besarnya.
3.    Waktu
Investasi tidak dilakukan secara instan. Tetapi membutuhkan waktu yang panjang. Biasanya penanaman modalnya memerlukan waktu lebih dari satu tahun.
4.    Tanpa kerja
Dalam melakukan investasi, kita sebagai seorang investor tidak perlu bekerja. Karena yang bekerja adalah uangnya.  Sehingga pendapatan yang kita peroleh disebut dengan istilah passive income.

Referensi:
Kbbi.web.id/investasi , diakses 15 Maret 2016
http://www.pengertianmu.com/2015/01/pengertian-investasi-menurut-para-ahli.html , diakses 30 April 2016
https://manavesta.wordpress.com/2012/03/27/pengertian-manajemen-investasi/ , diakses 30 April 2016

Senin, 18 April 2016

ADELE - ALL I ASK

 I will leave my heart at the door 
I won't say a word 
They've all been said before, you know
So why don't we just play pretend
 Like we're not scared of what is coming next 
Or scared of having nothing left
 
Look, don't get me wrong 
I know there is no tomorrow
All I ask is
 
If this is my last night with you
Hold me like I'm more than just a friend 
Give me a memory I can use 
Take me by the hand while we do what lovers do
 It matters how this ends 
Cause what if I never love again?
 
I don't need your honesty 
It's already in your eyes 
And I'm sure my eyes, they speak for me 
No one knows me like you do 
And since you're the only one that matters 
Tell me who do I run to?
 
Look, don't get me wrong
I know there is no tomorrow 
All I ask is
 
If this is my last night with you 
Hold me like I'm more than just a friend
Give me a memory I can use 
Take me by the hand while we do what lovers do
It matters how this ends 
Cause what if I never love again?
 
Let this be our lesson in love
Let this be the way we remember us
I don't wanna be cruel or vicious
And I ain't asking for forgiveness
All I ask is
 
If this is my last night with you 
Hold me like I'm more than just a friend 
Give me a memory I can use 
Take me by the hand while we do what lovers do
It matters how this ends 
Cause what if I never love again? 


*YLS*

Kamis, 14 April 2016

Justin Bieber-Love Yourself


[Verse 1]
For all the times that you rained on my parade
And all the clubs you get in using my name
You think you broke my heart, oh girl for goodness sake
You think I'm crying on my own, well I ain't

[Pre-Chorus]
And I didn't wanna write a song
Cause I didn't want anyone thinking I still care
I don't but, you still hit my phone up
And baby I'll be movin' on
And I think it should be somethin'
That I don't wanna hold back
Maybe you should know that
My mama don't like you and she likes everyone
And I never like to admit that I was wrong
And I've been so caught up in my job, didn't see what's going on
And now I know, I'm better sleeping on my own

[Chorus]
Cause if you like the way you look that much
Oh baby you should go and love yourself
And if you think that I'm still holdin' on to somethin'
You should go and love yourself

[Verse 2]
But when you told me that you hated my friends
The only problem was with you and not them
And every time you told me my opinion was wrong
And tried to make me forget where I came from

[Pre-Chorus]
And I didn't wanna write a song
Cause I didn't want anyone thinking I still care
I don't but, you still hit my phone up
And baby I'll be movin' on
And I think it should be somethin'
That I don't wanna hold back
Maybe you should know that
My mama don't like you and she likes everyone
And I never like to admit that I was wrong
And I've been so caught up in my job, didn't see what's going on
And now I know, I'm better sleeping on my own

[Chorus]
Cause if you like the way you look that much
Oh baby you should go and love yourself
And if you think that I'm still holdin' on to somethin'
You should go and love yourself

[Bridge]
For all the times you made me feel small
I fell in love, now I fear nothin' at all
I never felt so low when I was vulnerable
Was I a fool to let you break down my walls?

[Chorus]
Cause if you like the way you look that much
Oh baby you should go and love yourself
And if you think that I'm still holdin' on to somethin'
You should go and love yourself
Cause if you like the way you look that much
Oh baby you should go and love yourself
And if you think that I'm still holdin' on to somethin'
You should go and love yourself 

MEMULAI INVESTASI

A.    Perencanaan Investasi
Sebagai seorang manusia, sudah selayaknya kita memikirkan serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Untuk itu kita harus menatanya mulai dari sekarang. Apabila seseorang sudah menikah dan memiliki anak, terkadang malas untuk memikirkannya. Sehingga yang menjadi korban adalah anak cucu kita nanti. Tanpa persiapan finansial yang baik, kita akan merusak jalan menuju masa depan kita. Untuk mengantisipasi hal tersebut, sebaiknya kita menabung dan mulai berinvestasi mulai dari sekarang.
Di zaman yang serba modern dan instan ini, semua orang berusaha meraih kekayan dengan cara seinstan mungkin. Oleh k

arena itu, apabila kita ingin melakukaan investasi baik kecil-kecilan maupun yang besar sekalipun harus melakukan persiapan yang memadai. Namun, dalam berinvestasi juga dapat membangkrutkan dalam sekejap apabila kita tidak tahu aturan mainnya. Persiapan pengetahuan tentang investasi serta memahami dan mentaati aturan main yang berlaku merupakan hal yang mendasar bagi para investor dalam mencapai kesejahteraan.

B.    Hal-Hal yang Diperlukan dalam Berinvestasi
Dalam dunia bisnis, investasi sering didefinisikan sebagai penanaman modal atau penanaman saham yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Dalam dunia bisnis, para ahli bisnis kerap sekali melakukan ini. Mereka akan menanam modal kepada orang lain yang akhirnya bisa memetik sebuah keuntungan, hal ini biasanya disebut saham.
Melakukan investasi itu tidak boleh sembarangan. Banyak hal yang harus dipelajari dan dipertimbangkan terlebih dahulu sebelum berinvestasi. Dalam mempertimbangkannya juga bukan perkara yang mudah. Bagi orang yang sudah lama terjun kedalam dunia bisnis, tentu sudah hafal dengan hal tersebut. Tapi bagi pemula, disarankan untuk memperrtimbangkan hal-hal sebagai berikut ini:
1.    Seberapa besar niat untuk berinvestasi?
Niat merupakan hal yang paling utama sebelum melakukan sesuatu. Jika niat kita untuk kita untuk berinvestasi hanya setengah hati atau masih ragu-ragu, lebih baik mengurungkan saja niat kita. Karna tidak semua hasil dari investasi tersebut akan berakhir seperti yang kita harapkan.
Oleh karena itu, kita harus membulatkan niat dan tekad karena yang selalu diuji adalah mental dan kesungguhan kita. Jika niat kita sudah bulat, maka akan menjadi motivasi tersendiri bagi diri kita untuk berinvestasi
2.    Apa tujuan kita berinvestasi?
Semua hal yang akan kita lakukan untuk investasi harus didasari dengan tujuan yang rasional. Membuat tujuan yang jelas, rasional dan sistematis dapat menjadikan tujuan kita kedepannya menjadi semakin terstruktur.
Hal ini yang menjadi salah satu penyebab mengapa pebisnis yang gagal dalam berinvestasi karena hanya memikirkan keuntungan yang akan diraihnya. Tidak bisa dipungkiri bahwa tujuan semua orang dalam berinvestasi pasti ingin meraih keuntungan yang besar. Tetapi bukan berarti kita melupakan hal-hal penting yang terkait dengan investasi.
3.    Jangka waktu investasi yang dipilih?
Jangka waktu investasi harus dipertimbangkan karena akan menetukan besarnya keuntungan yang akan didapat dalam berinvestasi. Selain itu, jangka waktu investasi akan mempengarruhi instrumen yang digunakan dalam seluruh kegiatan investasi yang dilakukan. Dengan memahami jangka waktu investasi, tentu kita bisa menentukan instrumen apa saja yang bisa melancarkan semua upaya investasi demi meraih tujuan dan keuntungan yang diinginkan.
4.    Sumber dana yang digunakan
Untuk melakukan investasi, sumber dana yang digunakan sebaiknya menggunakan dana tabungan dan bukan dana untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
5.    Seberapa besar hutang yang kita miliki?
Banyak para investor yang mengabaikan hal ini. Sehingga, banyak yang kurang berhasil jika dihitung dari persentase keuangan. Dalam dunia bisnis, kita harus punya kemampuan dalam mengatur keungan melalui strategi yang tepat dan akurat. Jika keuangan kita sudah tertata dengan benar maka kita bisa menginvestasikan harta yang dimiliki.
6.    Seberapa besar pemasukan yang kita miliki?
Sebenarnya sangat dianjurkan untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran yang kita lakukan setiap harinya. Dengan melakukan hal tersebut maka kita akan mengetahui keadaan keuangan kita. Apakah kondisinya stabil ataukah labil. Oleh karena itu hal ini sangat penting untuk dipertimbangkan sebelum memulai investasi.
Jangan pernah memaksakan kehendak jika pemasukan kita masih minim. Lebih baik mencatat pemasukan keuangan terlebih dahulu supaya kita tidak salah langkah dalam bertindak.
7.    Seberapa besar pengeluaran kita selama satu bulan?
Setelah memperhatikan bagaimana sisttem keuangan kita, maka hal yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah mencatat sistem pengeluaran keuangan kita. Karena dengan mempertimbangkan kedua hal tersebut, kita akan merancang dan merancanakan suatu investasi dengan mudah.
    Tetapi pengeluaran dan pemasukan yang tidak memadai akan mengakibatkan hal yang tidak baik bagi kita. Karena bisa jadi berujung pada hutang maupun kebangkrutan. Jadi, hal utama yang harus diperhatikan sebelum berinvestasi adalah dengan menjaga sitem pemasukan serta pengeluaran keuangan kita supaya tetap seimbang dan stabil.
8.    Seberapa banyak aset yang kita miliki?
Kita akan meraih keuntungan yang besar jika kita memiliki aset yang banyak. Aset yang banyak dapat mempermudah kita dalam melakukan investasi. Oleh karena itu kita sangat disarankan untuk memperbanyak aset. Semakin banyak aset yang kita punya maka stabilitas bisnis kita juga akan semakin meningkat dan mendukung dlam kemajuan dunia bisnis. Untuk itu, kita perlu merancang strategi dan perencanaan yang matang sebelum berinvestasi pada aset yang kita miliki.

C.    Investasi Tidak Bergantung Pada Pendapatan
Sebenarnya setiap orang dapat berinvestasi. Tidak peduli berapapun jumlah penghasilannya. Sayangnya kini masih banyak yang beranggapan berinvestasi dikala ada sisa uang di kantong. Padahal investasi seharusnya dialokasikan terlebih dahulu bukan menunggu pendapatan. Seiring dengan pepatah “pay yourself first”. Hal yang penting dalam berinvestasi adalah bukan berapa jumlah yang dialokasikan, bukan berapa jumlah pendapatan seseorang baik orang itu pegawai negeri, karyawan swasta maupun orang yang sudah berduit sekalipun.
Kebanyakan orang ngeri ketika mendengar investasi “ah penghasilan segini mau investasi atau belum ada sisa untuk investasi atau harus sedia berapa puluh juta untuk investasi”. Ungkapan itu sering kita dengar , masih banyak yang orang mengira berinvestasi haruslah memiliki pendapatan besar atau harus mengalokasikan dana dalam jumlah besar. pemikiran seperti inilah yang membuat banyak orang tidak mau mulai menata masa depan finansialnya, akhirnya hanyalah mengeluh tidak dapat mencukupi kebutuhan dan mulai menyalahkan pihak lain. Padahal setiap individu bertanggung jawab atas masa depan finansialnya, bukan orang lain atau perusahaan tempatnya bekerja.
Sebenarnya beragam instrumen investasidapt dijadikan sebagai sarana untuk mencapai tujuan finansial kita. Mulai dari investasi reksadana yang dimulai dari Rp 100.000 Hingga investasi yang canggih dan rumit seperti transaksi derrivat di pasar komoditas dan memerlukan uang banyak seperti investasi pada properti.

Investasi bergantung pendapatan
Kurangnya pengetahuan mengenai perencanaan keuangan pribadi termasuk soal investasi juga menjadi salah satu kendala seseorang dalam menata sisi finansialnya. Banyak orang beranggapan akan mulai menabung atau berinvestasi nanti jika pendapatannya sudah besar. Tetapi sebenarnya semakin besar pendapatan semakin besar pula pengeluaran kita. Misalnya dengan pendapatan satu juta rupiah per bulan, seorang karyawan cukup naik angkutan umum kekantornya karena biaya murah. Ketika pendapatan naik dan dia sanggup memcicil sepeda motor pengeluarannya akan bertambah untuk membeli bensin, oli perawatan motor dan lain-lain. Ketika gajinya semakin besar keinginan untuk membeli mobil muncul padahal biaya yang harus dikeluarkan pun bertambah. Berbagai cara memang dapat dilakukan untuk memperoleh masa depan keuangan yang leebih cerah. Masa depan teersebut tergantung bagaimana kita menyikapinya dan bertindak untuk memulai investasi. Berinvestasi Rp 100.000 per bulan secara teratur setiap bulan selama 20 tahun dengan imbal hasil 25 % sudah dapat Rp 1 miliar. Kalau uang yang disisihkan dinaikkan menjadi Rp 500.000 per bulan dana sebesar 1 miliar dapat dicapai dalam waktu 15 tahun dengan asumsi tingkat imbal hasil 25 % juga.

Referensi:
http://Konsultankeuanganbijak.blogspot.com/2012/12/investasi-bukan-tergantung-pendapatan.html?m=1, diakses 11 April 2016, jam 20:49

http://hakikatbisnis.blogspot.com/2015/06/hal-yang-harus-diperhatikan-sebelum-berinvestasi.html?m=1 , diakses 12 April 2016, jam 19:48

http://id.keuangan.dorar.info/2015/09/poin-poin-penting-dalam-investasi-yang.html?m=1 , diakses 12 April 2016, jam 20:40

http://writtenbyazizul.blogspot.com/2013/07/perencanaan-investasi-untuk-masa-depan.html?m=1 , diakses 12 April 2016, jam 21:02